Sunday, October 2, 2016

Unik dan Indahnya Air Terjun Bantimurung Maros


Keindahan alam Sulawesi Selatan tak ada habisnya, deretan pegunungan karst yang menakjubkan selalu memanjakan mata saat perjalanan menuju Taman Nasional Batimurung - Bulusaraung Maros. Tiba di Taman Nasional Bantimurung  Maros kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa, selain bukit kapur yang mempesona serta ratusan kupu-kupu yang menghibur kami dan satu lagi tempat yang tak kalah indahnya Air Terjun Bantimurung. 


Bagi pencinta air dan curug ( air terjun ) tentunya tak akan pernah menyia-nyiakan tempat yang eksotik ini. Untuk dapat menikmati keindahan dan pesona air terjun kita dapat melakukan treking dengan menyusuri tepian sungai hanya beberapa ratus meter saja kami berjalan sudah dapat melihat keindahan Air Terjun Bantimurung. 



Menurutku ini merupakan air terjun terunik yang pernah aku temui, Air terjun yang terdapat di antara pegunungan kapur atau karst,Takada Suara deburan yang terdengar yang biasa saya dengar bila menikmati keindahan air terjun tetap hanya luncuran air yang mengalir mengikuti kontur pegunungan kapur atau bebatuan besar yang sangat mempesona, Air terjun setinggi sekitar 50 meter dengan lebar sekitar 15 metet ini memberikan pesona yang luar biasa. 


Kamipun tak mau menyia-nyiakan untuk cepat menikmati segarnya sapuan air dari ketinggian sana, buih-buih air layaknya permadani berjalan menyapu kasrt yang melebar sepanjang air terjun. memandang indahpun tak cukup buat kami, rasanya belum puas bila saya belum berbasah ria menikmati kesegaran air terjun bantimurung maros. 


Berjalan mendekati air terjun harus lah berhati - hati, bebatuan licin siap menantang kami dan ada beberapa kubangan kecil di sekitar air terjun salah melangkah kami akan terperosok kedalamnya. di sini terkenal dengan sungai bawah tanahnya, kebayangkan kalau kita terperosok kedalamnya dan terbawa arus bawah tanah, kami harus tetap ekstra hati - hati.


Didasar air terjun Bantimurung tak ada muara seperti layaknya air terjun lainya. sayapun mencoba menyatu dengan air dan merasakan sapuan air yang meluncur dari ketinggian karst bantimurung. segar dan menyegarkan tubuh, serasa di sapu dan di belai-belai. sungguh pengalaman yang tak mungkin kami lupakan. 


derasnya aliran air yang menyapu terbagi menjadi beberapa bagian, bagian kanan dan kiri yang cukup deras dan di tengah layaknya permadani putih yang menutupi bebatuan karst. Rugi rasanya bila ke Air Terjun Bantimurung tak merasakan sapuan airnya. karena kami datang di pagi hari dan belumlah ramai pengunjung lainya saya dengan leluasa berpindah-pindah ke kanan air terjun, ke tengah dan kekiri tanpa ada yang menghalangi. tak puas rasanya bila tak berlama-lama di sini dan  menyatu dengan alam. 


Buih- Buih air terjun tetap menggoda untuk ku jamah dan ku rasakan kesegaranya puas rasanya bisa menyatu dengan mereka.  waktu ku rasakan berjalan terlalu cepat saat kunikmati keindahan sang pecipta ini, kamipun segera beranjak untuk menikmati keindahan air terjun dari sisi lain. 


Untuk dapat menikmati pesona air terjun dari sisi atas kami harus berjalan meniti sekitar 119 anak tangga dengan tingkat kemiringan hampir 45 derajat. keindahan air terjun Bantimurungpun dapat di nikmati selama meniti anak tangga tersebut.


Keindahan Akan Ciptaan sang kuasa tak pernah habisnya memanjakan mata manusia sudah sewajarnya kami harus menjaganya supaya tetap lestari, dengan hal kecil seperti tak membuang sampah di sekitar aliran sungai dan tidak mengotorinya saja sudah cuku.   

Kerajaan kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung


Beruntung saya dapat singgah di tempat ini sebuah tempat yang menurut saya sangat unik, bagaimana tidak ratusan kupu - kupu hinggap dan berkumpul menjadi satu menghisap sari telaga yang menghijau, terkadang mereka terbang bergerombol dan menyatu kembali menikmati sari telaga. Pantaslah Tempat Taman Nasional Bantimurung  di kenal sebagai The Kingdom Of Butterflies atau kerajaan kupu-kupu. 


Taman Naional Bantimurung - Bulusaraung Sulawesi Selatan menonjolkan Kupu - kupu sebagai daya tarik untuk menarik wisatawan lokal maupun internasional. ada lebih dari 20 jenis kupu - kupu yang di lindungi pemerintah di daerah ini dan di tetapkan melalui ketetapan Pemerintah No. 7/1999. beberapa spesies kupu - kupu tersebut bahkan hanya terdapat di Sulawesi Selatan, Keren kan.. kelestarian kupu - kupu tersebut haruslah tetap kita jaga.


IDR untuk dapat menikmati pesona dan keunikan Taman Nasional Bantimurung cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp.25.000 saja anda akan dapat pesona yang luar biasa dari Taman nasional ini. Jejeran penjual berbagai oleh -oleh khas bantimurung akan menyapa anda saat anda berada di parkiran, berbagai aneka ragam kupu - kupu yang sudah di awetkan dapat anda lihat di setiap toko tersebut. 


Ada sebuah musium Kupu - kupu yang wajib anda kunjungi jika anda kesini, berbagai macam spesies kupu kupu dengan berbagai macam warna, jenis dan ukuran semuanya terpadokumentasi dengan lengkap di musium ini. Kupu - kupu ytang di awetkan ini bukanlah kupu - kupu yang hidup. tetapi kupu-kupu yang sudah berusia 40 hari dan sudah mati di penangkaran. Kupu - kupu yang berada di musium Kupu-kupu di ambil dari kupu-kupu yang berda di sekitar sebuah danau yang di beri nama Danau Passi Kebo. 


Danau yang di kelilingi tebing - tebing tinggi dan di hiasi hamparan pasir putih serta sebuah air terjun mini serta air yang berwarna hijau toska menjadi habitat beragam kupu-kupu bantimurung. untuk dapat menikmati atusan kupu - kupu di danua passi kebo datanglah pada waktu pagi hari. mereka akan berkumpul dan bergerombol di tepian danau menghisap danau passi kebo.



Begitu indahnya dan uniknya taman Nasional Bantimurung Maros Sulawesi Selatan. kelestarian alam dan keindahanya haruslah tetap kita jaga. jangan pernah merusak dan mengotori tempat yang anda kunjungi anak cucu kita berhak menikmati keindahan yang sama. 

Saturday, October 1, 2016

Pesona Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung Sulawesi Selatan


Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung menjadi destinasi wisata pertama kami, Sabtu 24 September 2016 tepat pukul 08.00 Wit sampai juga ahirnya kami di tempat Nan penuh pesona ini, Deretan Karst yang menakjubkan menjadi pemandangan pembuka sebelum kami menyusuri keindahan Taman Nasional Bantimurung.


Taman Nasional dengan luas sekitar 43.750 Ha yang terletak di Sulawesi selatan ini mempunyai megnet untuk menarik wisatawan untuk datag menikmati keindahan Batimurung. maka tak heran Taman Nasional Bantimurung menjadi tujuan pertama kami selama berada di Makasar. Ada beberapa keunikan dari Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung yang akan memanjakan mata setiap pengunjung. 


Keunikan Taman Nasinal bantimurung terasa saat menyusuri jalanan ke arah Bantimurung selain itu Bantimurung menawarkan pesona deretan lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, Air terjun, dan Gua yang merupakan beragam habitat spesies termasuk Kupu-kupu yang menakjubkan. 


Inilah beberapa pesona yang di tawarkan di Taman Nasional Bantimurung Sulawesi Selatan. 
1. Deretan Karst yang mempesona
Deretan perbukitan kapur menemani kami saat perjalanan menuju Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung Sulawesi Selatan, Bukit kapur yang menjulang tinggi dan menghijau menjadikan perjalanan ini semakin mengasikan. Memasuki area Taman Nasional Bantimurung_Bulusaraung deretan Karst semakin menakjubkna. Jika anda berjalan menuju tempat pembelian tiket lihatlah kebelakang, dua buah kars yang menjulang tinggi seperti terbelah. 

2. Ribuan Kupu - Kupu yang menakjubkan


Taman nasional Bantimurung-Bulusaraung memang menonjolkan kupu-kupu sebagai daya tarik utamanya. Bantimurung oleh Alfred Russel Wallace di juluki sebagai The Kingdom Of Buterfly (kerajaan kupu-kupu). Ditempat ini sedikitnya ada 20 jenis kupu-kupu yang di di lindungi oleh Pemerintah dan ada beberapa spesies kupu-kupu yang hanya terdapat pesies unik yang hanya terdapat di Sulawesi Selatan ( Taman Nasional Bantimurung ). untuk dapat bencengkerama dengan ratusan kupu-kupu datanglah pagi hari dan kunjungilah danau kassi Kebo, di tepi danau inilah ratusan kupu-kupu akan bergerombol seolah - olah menghisap sari dari danau tersebut. 
  
3. Keindahan Air terjun Bantimurung


Keindahan dan kesegaran air terjun Bantimurungpun wajib anda rasakan. Air terjun setinggi 50 meter dan lebar sekitar 15 meter ini memberikan pesona yang luar biasa, tak seperti air terjun pada umumnya, air terjun bantimurung sangatlah unik, Air terjun Bantimurung mengalir menyusuri Karst atau bebatuan tebing dengan lekukan yang sangat indah. kesegaran dan hempasan air dapat kami rasakan menyegarkan seluruh tubuh ini, bercumbulah dengan air yang menyusri kasrt untuk mendapatkan sensai yang luar biasa. 

4. Pesona Danau Kassi kebo


Untuk menuju Danau Kassi Kebo taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung kami harus meniti lebih dari 100 anak tangga dengan tingkat kemiringan lebih deri 45 derajat.tenang saja anda akan di suguhkan pesona air terjun bantimurung selama meniti anak tangga tersebut. berjarak sekitar 800 meter dari Air terjun Bantimurung trek di lanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang landai, suguhan ailran aira yang menghijau nan tenang memberikan energi saat melakukan treking. danau yang sangat mempesona dengan air terjun mini melengkapi lukisan alam yang maha sempurna.di tepi danau kami mendapti segerombolan kupu-kupu yang sedang menghisap sari danau tersebut. 

5. Penyusuran Goa Batu dan Goa Sunyi

Goa batu terdapat dekat dengan danau Kassi Kebo Ta,man nasional Bantimurung, untuk dapat menyusuri gua sedalam 100 meter kami menyewa sebuah lampu patromak dan dua buah senter dengan harga sewa 100.000 sekalian pemandunya. pembandu akan membawa kita ke ruang-ruang goa denagn pesona yang tak kalah menakjubkan. 


itulah deretan tempat yang penuh pesona di Taman nasional Bantimurung., Dengan IDR seharga 25.000/orang kami dapat menikmati pesona keindahan Bantimurung yang menawan.  Tak mungkin kamilupakan pesona keindahan Sulawesi Selatan dan jika anda berkunjung ke Sulawes tempat ini wajib anda kunjungi. tentunya tetap menjaga kelestarian ekosistem di dalamnya dan tetap menjaga kebersihan alam kita. jagalah alammu maka alam akan menjagamu. 




Thursday, September 29, 2016

Ramang-ramang, Megahnya Karst Maros dan perjalanan yang mendebarkan


Perjalanan menyusuri keindahan sulawesipun kami lanjutkan ke daerah Maros untuk  menikmati pesona Kars dan menyusuri ramang-ramang. Sabtu 24 september 2016 tepat pukul 10. waktu setempat kamipun segera meninggalkan Taman Nasional Batimurung.Sepanjang perjalanan menyusuri daerah Maros kami di suguhi megahnya Kars yang menghijau dan menjulang tinggi , Megahnya Kars maros menghipnotis mata kami hingga kami takberhenti bersukur kepada Allah SWT atas nikmat yang kami peroleh saat ini.




Karst merupakan gugusan tebing cadas yang terbentuk oleh erosi bawah tanah batuan seperti batu kapur dan marmeryang  larut dalam air. Kawasan kars Maros juga di kenal sebagai hutan Batu terindah dan terbesa ke dua di Dunia setelah Karst di Yunan, Cina Selatan, Cina. Kawsan Maros sendiri terbentuk dari Batuan Gamping sejak ribuan tahun yang lalu, Membentang sepanjang kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, dengan luas sekitar lebih dari 40 ribu hektar. keunikan Karst Maros -Pangkep terletak pada bentuknya yang seperti menara dan benteng batu yang berdiri sendiri maupun bergerombol membentuk gugusan pegunungan batu gamping yang menjulang tinggi dengan berbagai macam bentuk yang unik. 


Setelah menyusuri jalanan Maros dengan suguhan Karst yang menakjubkan kamipun sampai di Demaga Ramang-ramang tepat pukul 11.30 WIT. Kamipun menyempatkan diri untuk sarapan di sebuah warung di tepi darmaga Ramang-Ramang. Untuk menyusuri sungai Puthe dengan menggunakan dan menikmati keindahan Karst kami harus menyewa sebuah perahu. IDR perahu untuk 1-4 orang seharga Rp. 200.000, untuk 5 - 7 orang Rp 250.000 dan IDR untuk 8 - 10 orang Rp.300.000. perahu ini akan menemani kita sampai ke dermaga tiga desa Berau sampai kembali lagi ke dermaga Ramang-ramang.


Terik matahari tak menyurutkan kami melakukan penyusuran sungai Puthe, di dermaga Ramang-ramang terdapat penyewaan topi dengan harga sewa Rp. 5000. setelah berbicara dengan pemilik perahu kamipun memulai perjalanan tentunya dengan membaca bismillah, jujur sebagian kami merasa ngeri juga takut tenggelam karena kami tak di bekali pelampung dan perahu yang kami gunakan teramat kecil. dengan hati berdebar perjalananpun di mulai..


Bebatuan besar berbentuk unik menghadang perjalanan kami, seolah sebagai pertanda selamat menyusuri sungai Puthe batu-batu tersebut terletak tepat di tengah sungai. sesekali perahu bergoyang karena gerakan kami yang bersorai takjub atas lukisan alam yang maha sempurna ini. goyangan perahu selalu membuat kami berdebar dan berteriak. 


Perahu kecil melaju menyusuri sungai puthe, kami tak tahu sedalam apakah sungai ini? yang pasti membuat kami ngeri saat melihat dasar sungai. deretan pohon Nipah ( sejenis pohon palem ) menemani kami selama menyusuri sungai, Pohoh nipah tumbuh di kanan dan kiri sepanjang sungai Puthe dan membuat perjalanan ini semakin menyenangkan. Birunya langit dan teriknya matahari tak kami hiraukan untuk tetap menikmati keindahan Kars dari atas perahu.


Sepanjang perjalanan menuju kampung Berua mata kami di  manjakan dengan pesona yang luar biasa, selain hamparan pohon Nipah di kanan dan kiri aliran sungai puthe, hamparan Kars yang menjulang tinggi di kanan dan kiri serta di depan seolah olah kami berada di sebuah hutan Amazon sungguh menakjubkan. Bebatuan Kars terkadang menghadang perjalanan kami, kami seperti di bawa kelorong-lorong menembus guwa denga perahu yang tentunya ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam menyusuri keindahan alam Indonesia.


Dermaga dua kami lewati jika anda mau mengunjungi telaga bidadari berhentilahdi sini danlakukanlah treking ke telaga tersebut. tetapi waktu yang sangat sempit mengalahkan keinginanku kali ini kami tetap melaju menuju desa Berau. Kars-Kars tetap setia menemai perjalanan kami, hilir mudik perahu lain dan penumpang yang tersenyum lebar kepada kami seolah mereka mengungkapkan kepuasanya akan keindahan dan pesona yang mereka nikmati.


30 menit perahu melaju menyusuri sungai Puthe kamipun sampai di dermaga 3 desa Berua, kami segera naik dan meninggalkan perahu. waw.. kami terdekap takjub menyaksikan deretan karst yang menantang mata  dan gugusan karas yang menghijau seolah olah menjadi lukisan alam yang maha sempurna. Jika anda menginginkan perjalanan yang lebih indah anda dapat melakukan treking menuju Gua kelelawar, tetapi apalah daya waktu kami tak banya. kamipun cukup puas dengan menikmati deretan karst yang berada di tepian darmaga 3 ini.



Setelah puas menikmati keindahan karst di sini kamipun melanjutkan perjalanan kembali ke dermaga 1, perjalanan menyusuri sungai puthe tak dapat  kami lupakan, pasalnya ada kejadian yang membuat kami  hampir hanyut kedalam sungai puthe. kapal yang oleng dan hampir terbalik membuat jantung kami berdetak kencang. beruntung kepanikan kami tak berlansung lama  kapal kembali stabil dan dapat melaju ke dermaga 3 dengan selamat. 












Monday, September 26, 2016

Merengkuh Keindahan Bawah Laut Pulau Samalona Makassar


Samalona masuk ke daftar list tempat yang wajib kami kunjungi saat berada di Makasar Ujung pandang. Minggu 25 september 2016 Tepat pukul 05.00 WIT kami berenam yang terdiri dari Islah, Yudis, Andi, Asep, Tatang dan Budati bergegas ke arah pantai Losari sebagai tempat penyebrangan ke Pulau Samalona. kami memilih dermaga yang terdapat tepat di depan Benteng Fort Rotterdam untuk menyebrang ke Pulau Samalona. 


Jalanan kota Makassar menuju pantai losari sangatlah lengang di pagi ini hingga mobil dengan cepat mengantarkan kami tepat di Benteng Fort Rotterdam. setelah mendapatkan informasi dan menanyakan harga sewa perahu untuk menyabrang kamipun bergegas ke tepi dermaga. Untuk menyebrang ke beberapa pulai di sekitar samolana di patok sekitar Rp.500.000 - Rp, 600.000 karena hanya Samalona tujuan kami, kamipun menawar dan mendapatkan harga sewa sebesar Rp. 400.000. 
keindahan matahari terbit menjadi pembuka perjalanan kali ini, ada yang unik di tepi dermaga yaitu adanya pengunjung yang berendam beramai-ramai. Menurut mas luki sang nahkoda perahu mereka lakukan untuk menghilangkan penyakit tertentu dan tiap pagi selalu ramai ritual tersebut di lakukan.


Setelah menunggu hampir 30 menit ahirnya kapalpun bergerak mengantarkan kami menuju Pulau samalona. ada beberapa pulau yang kami lewati meski mas luki menawarkan untuk singgah di beberapa pulau tersebut tetapi karna waktu yang tak banyak kamipun langsung ke arah sasaran pulau tereksotis se makassar. 


Takbutuh waktu lama Pulau Samalona sudah ada di hadapan kami. pulau yang konon luasnya selalu berkurang tiap tahunya di penghujung tahun 2012 pulau ini hanya seluas 2 hektar dan di prediksi akan tenggelam pada tahun 2020. Pulau yang sangat mungil tetapi keindahanya terdengar ke pelosok mancanegara. Kamipun memandang takjub ke pulau tersebut. 


Takbutuh waktu lama untuk kepulau Samalona hanya 30 menit sampai juga kami di pulau yang sangat menawan  ini. Hamparan pasir putih dan birunya lautan lepas memanjakan mata kami, seolah tak mau berkedip kamipun bersukur masih dapat menikmati keindahan pulau ini. 


Waw... sungguh pantai yang menawan, walau Samalona pulau yang kecil namum fasilitas di pulau ini terbilang lengkap. ada beberapa tempat yang menyewakan perlengkapan untuk snorkling jadi tak perlu hawatir jika anda tidak membawa perlengkapan tersebut. Utuk menyewa perlengkapan snorkling ( sepatu, kacamata dan pelampung ) di kenakan seharga Rp. 50.000, bagi perempuan yang tidak membawa pakaian renang bisa menyewa seharga Rp. 30.000. atau mau menyewa gopro seharga Rp 200.000 dan yang wajib adalah sewa tangga seharga Rp.50.000.


Karna tujuan kami menikmati keindahan bawah laut pulau Samalona ahirnya kamipun menyewa perlengkapan Snorkling, mulai dari pelampung, kacamata dan sepatu di tambah lagi kamera underwater ( gopro ). untuk mengantarkan kami ke spot yang cukup indah mas luki mematok harga 20.000/orang untuk dua spot dan Rp.100.000 sebagai guide sekalian untuk membawa kami dan mengabadikan saat berada spot spot yang menakjubkan. 


Setelah lengkap dengan perlengkapan tempur kamipun menuju spot terindah di Pulau Samalona. sungguh butuh keberanian yang luar biasa untuk menikmati keindahan bawah laut pulau samalona, terutama bagi yang tidak bisa berenang tentunya. namun perasaan itu akan hilang saat melngintip dari atas perahu indahnya taman bawah laut samalona. 


Byurrrr satu persatu dari kamipun melompat dari kapal dan merasakan air laut yang membiru, sungguh indah taman laut ini terlihat walau hanya kepala kami tak sampai ke dasar lautan.untuk dapat bercumbu dengan  ikan dan karang kamipun harus kedasar lautan Samalona. 




Sungguh pesona yang menakjubkan di dasar laut pulau Samalona,Terumbu karang yang menawan dengan ikan yang hilir mudik serta binatang lain yang menambak eksotisnya pulau ini. 



Seolah tak mau menyia-nyiakan waktu kamipun terus bercumbu dengan alam bawah laut samalona. tak perduli lelah yang kami rasakan. Pulau ini mampu menghipnotis kami dengan keidahan bawah laut dan ragam biotanya yang memukau.



Terkadang kami harus ke atas kapal untuk memulihakan tenaga dan sekedar beristirahat tetapi tak tahan lama kami di atas sana. kami lebih memilih bercumbu dengan terumbu karang yang sangat menggoda tersebut. kami menemukan beebrapa terumbu karang yang berwarna hijau, kebiruan dan ungu Warna warni terumbu karang yang sangat menakjubkan, berbagai bentuk yang unik dari beberapa terumbu karang menjadikan tempat ini wajib kalian kunjungi. 






Lebih dari 2 jam kami berada di spot yang indah ini, menurut mas luki spot di tempat ini yang paling indah. kamipun enggan beranjak dan melupakan spot yang lain. kami terus merengkuh keindahan bawah laut Pulau Samalona.


Tak terasa jam menunjukan pukul 10.00 kamipun harus beranjak dari pulau ini, suatu saat kami akan kembali dengan cerita yang berbeda. besar harapan kami tetap jaga keindahan terumbu karang di sini, jangan pernah menginjak atau membawa apapun dari taman bawah Laut Pulau Samalona.