Saturday, September 12, 2015

Terhempas di Kolam Ombak Water World Citra Raya


Minggu selain hari libur bagi sebagian besar orang tetapi bukan buat kami yang bekerja shift, di minggu yang cerah ini dan memanfaatkan liburku yang bertepatan di hari minggu kami berencana untuk bermain air di Water World Citra Raya, tempat ini tak jauh dari tempat tinggal adek saya, lilis. Selain bersilaturahmi di Tigaraksa kami di ajak refresing, kolam arus ini menjadi pilihan kami. Saya bersama istri dan adek (lilis dan suaminya didi ) , anak-anak ( yaqda, fira dan apang serta keponakan maya ) berangkat menuju Citra Raya. 

Tepat pukul 10.00 wib  Sampai juga ahirnya kami di halaman parkir Water World Citra Raya, pembelian tiket di urus oleh didi, sekedar informasi untuk tiket masuk untuk penghuni perumahan citra raya Rp. 50.000 dan untuk umum 55.000. Setelah mengantongi tiket kamipun segera memasuki arena kolam renang ini.



Water World Citra Raya merupakan Wahana rekreasi yang terletak di perumahan Citra Raya di Cikupa Tangerang Provinsi Banten   menawarkan beragam permainan air. Wahana yang terdapat disini dari mulai kolam renang, kolam arus, kolam anak-anak, perosotan dengan berbagai ukuran dan kolam olimpick serta sport club. Perosotan dengan berbagai ukuranpu  di sediakan di sini, dari perosotan yang biasa untuk anak-anak sampai yang ekstrim dari ketingian yang cukup tinggi dan meliuk-liuk. Selain itu ada pelampung dari yang singgel maupun dobel untuk bermain arum jeram di  kolam arus atau di gunakan di kolam ombak, selain itu ada wahana ember tumpah. Ember besar yang di isi terus menerus dan akan menumpahkan airnya saat penuh dan akan menyiram pengunjung yang berada di bawahnya. 

Kami lebih tertarik di kolam yang satu ini, di tepi kolam ini terdapat sebuah kapal. Kolam yang suatu saat dapat mengeluarkan ombak besar dan dapat mengombang ambingkan pengunjung yang datang. Saat peluit panjang berbunyi menandakan ombak akan datang kamipun segera menuju kesana. Dengan menggunakan pelampung yang kita sewa kami menuju tengah kolam. Kami serasa di lautan lepas terombang ambing begitu kencangnya. Makin ke tengah makin besar ombak yang datang sesekali kami harus terdorong ketepian kolam, atau tertarik oleh arus ketengah kolam. Lama juga kolam ini menombang ambingkan kami yang berada di atas pelampung. Saya harus menahan keseimbangan karna suatu saat dapat terbalik. Saya memangku fira terus teombang ambing di tengah kolam, tak lama kemudian ombakpun berhenti dan kami segera menepi dan beristirahat dengan terlentang memandang birunya langit.


Sementara saya beristirahat yaqhdan, fira, apang dan istri bermain-main di tepian kolam, mereka berlari lari menikmati kolam yang tenang, sesekali mereka ketengah kolam, gelak tawa dan keriangan menghiasi wajah mereka. Saya tetap mengamati mereka dari tepi kolam. Yaghdan sedang bermain dengan mamanya bersender di tepi kolam sedangkan fira berkejaran dengan apang, tak lama kemudian peluit panjang datang dan ombak besar datang menyapu istriku dan yaqdan, istri yang tak mampu berenang terhempas ke tengah dan yaqhdan terlepas dari peganganya. Saya segera berlari dan berenang ke arah istriku, yaqhdan terseret ke tengah tanpa pelampung dan terbawa ombak. Beruntung istri dapat meraih tangan yaqhdan dan berusaha berdiri tetapi terjatuh lagi tertepa ombak. Saya segera meraih mereka, yaqdan yang tenggelam meminum banyak air, sayapun segera membawa ke tepian kolam.
Seketika itu saya teringat fira yang sedang kejar-kejaran dengan apang saya bertetiak sekencang - kencangnya memangil nama safira, mataku menyapu setiap sudut kolam dengan ombang yang meninggi, istri dan saya terus berteriak-teriak, air mata tak dapat kami tahan. Tak lama kemudian ada yang memanggil ayah,,,, suara yang aku kenal dari arah belakangku, safira..... sayapun berlari dan memeluk dia. Kami segera pergi dari kolam ombak dan duduk di bawah pohon, detak jsntungku yang cepat terasa melemah setelah keluargaku berkumpul.. yaqhdan yang tadi menangis sekarang senyum kembali dan meminta bermain di kolam anak-anak. Semoga dia tidak trauma dengan air... kamipun bermain kembali dengan riang tetapi bukan di kolam ombak yng mendebarkan.

inilah kisah kami di kolam ombak Water World Citra Raya. kisah yang menjadi pelajaran buat kami untuk selalu mengawasi anak-anak selama bermain dan tetap menjaga  mereka. 

h

No comments:

Post a Comment