Showing posts with label Jawa Barat. Show all posts
Showing posts with label Jawa Barat. Show all posts

Thursday, August 6, 2015

Stone Garden " Taman Batu " keindahan di balik tambang kapur


Minggu 28 juli 2015 tepat pukul jam 10.00 Wib kami pun beranjak dari keindahan dan kesegaran Air Terjun Cimahi/Air terjun Pelangi. perjalananpun kami lanjutkan untuk menikmati taman batu yang berada di daerah Cipatat.  perjalanan ke Cipatat tidak terlalu sulit, titik macet kami temui ketika kami melewati pasar padalarang, selebihnya jalanan lancar, ketika memasuki daerah Cipatat jalan yang kami lalui cukup ramai dengan hilir mudik truk-truk besar yang membawa hasil tambang kapur . di pinggiran jalan cipatat dapat kita jumpai beraneka ragam kerajinan tangan yang terbuat dari keramik maupun tanah liat. Tebing-tebing kapur menjulang tingg sebagai bonus perjalanan ini, namun sangat di sayangkan tebing-tebing kapur nan indah ini sebagian tergerus oleh alat-alat berat industri kapur. setelah 30 menit berlalu sampailah  kami di pertigaan yang memberi petunjuk ke arah stone garden,


kamipun menyusuri jalan tanah dan bebatuan yang berdebu, kegiatan pertambangan kapur nampak hidup di sini, hilir mudik truk pembawa hasil tambang menambah debu jalanan semakin menyesakan dada, kepulan asap hitam industri kapur  menambah polusi. Daerah ini pun di selimuti kabut tipis yang merupakan hasil dari pertambangan kapur ini. setelah 10 menit berlalu kamipun sampai di tanah lapang di sela-sela pecahan batu kapur  yang di jadikan tempat parkir, senyum ramah petugas dan salam dengan logat sundanya serta blankon yang di kenakan menjadi daerah ini tampak unik. dari parkiran motor kami menuju stone garden, setelah mengisi buku tamu dan membayar hanya Rp. 5000 kami segera menuju ke bukit bebatuan ini. 

Kamipun menyusuri jalan setapak yang cukup terjal. berat rasanya bagi kami di tengah terik matahari dan dalam keadaan sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi itu tidaklah menjadi halangan bagi saya untuk menikmati keindahan taman batu ini. setelah berjalan tak lebih dari 10 menit kamipun di sambut keindahan yang menakjubkan, hamparan bebatuan yang tumbuh dari dasar dan membentuk sebuah taman


Sebelum melanjutkan ke puncak, sambil melepasa lelah saya menikmati hamparan lembah yang menghijau dan persawahan yang menambah indahnya area sekitar taman batu ini, bebatuan besar ini menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati suguhan awal stone garden. 



Takpuas rasanya kami duduk dan memandang bebas ke perbukitan, tetapi bebatuan yang menjulang tinggi menjadi daya tarik kami, kami pun segera melanjutkan menapaki jalan untuk mencapai puncak. stone garden, nampak bebatuan besar yang kokoh dan tegak ada di hadapan kita, oleh warga setempat batu ini di kenal dengan sebutan Menhir. ada puluhan menhir yang terdapat di sini, banyak pula pengunjung yang menaiki bebatuan besar ini untuk menikmati keindahan taman batu dari atas. 




Sayapun berjalan ke puncak stone garden, sedangkan teman saya lebih memilih beristirahat di saung yang sudah di sediakan di beberapa titik di taman batu ini.dari puncak inilah  hamparan tumbuhan batu dapat kita nikmati, batu dengan berbagai bentuk yang unik  tumbuh dan memanjakan mata setiap pengunjung.


di puncak stone garden terdapat sebuah makan, menurut kang hendi pemandu di stone garden ini makam ini merupakan makan keturunan dari raja siliwangi, makam ini hanya di batasi pagar bambu yang mengelilingi makam. tak jauh dari makanm terdapat saung,di saung ini lah saya dapat beristirahat menikmati semilirnya angin yang berhembus. 



Matahari semakin terik terasa, panaspun mulai menyengat. keindahan dan panorama stone garden masih memikat, tetapi perjalannan kami harus kami lanjutkan, tepat jam 14.00 kamipun memutuskan untuk meninggalkan taman batu yang menawan ini. suatu saat pasti saya kembali dengan cerita dan teman yang berbeda. 



Tuesday, August 4, 2015

Ketika Air terjun Cimahi menjelma menjadi Rainbow Fall Bandung


Selesai juga ahirnya kegiatan Diklat Prajabatan di sabtu 27 juli 2015, Niatku untuk bersilaturahmi ke daerah Cimahi ahirnya akan ku laksanakan juga. sayapun menunggu Bus ke arah Bandung. tetapi, Bus yang ku tunggu tak kunjung datang hampir 30 menit saya menunggu, ahirnya saya memutuskan untuk Naik Bus jurusan Cianjur, kemudian melanjutkan ke padalarang. Bus Jurusan Cianjur tepat berhenti dihadapanku,walau penuh, sesak dan berdempetan sayapun ahirnya naik bus tersebut. 10 menit di atas bus Azan Maghribpun berkumandang, dengan seteguk air mineral saya membatalkan puasaku. cukup lama  saya di Bus ini hingga ahirnya saya berhenti tepat di terminal dan melanjutkan perjalanan ke arah padalarang. kearah padalarang tak mengalami hambatan dengan menggunakan bus Hiba dengan merogoh 15.000 saya pun sampai di padalarang. Alhamdulillah mas aji sudah menunggu di Padalarang, dengan menggunakan motor sampai juga ahirnya saya di Cimahi.sayapun beristirahat dan esok harinya merencanakan ke Curug Cimahi atau di sebut juga Curug Pelangi 

Perjalanan ke curug  Cimahipun di mulai, setelah menunakan sholat subuh dengan mengunakan Motor saya dan Nasir melaju kendaraan ke arah cisarua, perjalanan ke curug ini tidaklah sulit. curug ini terletak tepat di terminal Cisarua, dan banyak angkutan yang melewati curug ini, setelah 20 menit melaju tepat pukul 05.20 WIB sampai juga ahirnya kami di curug tersebut. saya berfikir jam segitu loket masih buka dan curug Cimahi/pelangi masih menyajikan warna warni aliran airnya tapi sangat di sayangkan ternyata dugaan saya salah. curug tersebut masih tutup dan baru buka jam 08.00 nanti, sayapun harus menelan kekecewaan, dengan menahan dinginya cisarua yang menusuk tulang sayapun beritirahat tepat di samping pintu gerbang utama curug tersebut. 



Curug Cimahi bisa di nikmati dari pintu gerbang, derasan aliran yang berundak tampak jelas di lihat dari sini. tak lama saya duduk di tempat tersebut kawanan kera lari ke arah kami, mungkin jumlahnya  lebih dari sepuluh mereka keluar dari area curug dan menghampiri tempat-tempat dagang yang ada di area terminal. kawanan kera ini mencari sisa-sisa makanan dan kelapa yang ada di sekitar area ini. sayapun merasa terhibur dengan datangnya kawanan kera tersebut. tingkah lucu saat mereka makan dan mengaduk-aduk sisa makanan menjadi hiburan tersendiri bagi kami.Tepat jam 08.00 Wib petugas datang dan pintu gerbangpun di buka, dengan membayar Rp. 15.000 sayapun mendapatkan tiket masuk ke curug cimahi.


Setelah mendapatkan tiket kamipun segera menyusuri tangga menuju Curug ini, jalanan yang rapih dan bersih dapat kami nikmati, ada beberapa shelter yang dapat di jadikan tempat peristirahatan selama men yusuri jalanan, kami bisa sekedar duduk atau foto-foto dari shelter ini, pemandangan nan indah dan udara yang sejukpun terus menyapa kami di sini.




setelah menyusuri lebih dari 500 anak tangga sampai juga hirnya kami di curug yang menawan ini, curug ini berketinggian 87 m dan merupakan curug tertinggi di wilayah jawa Barat. dan berada di ketinggian 1050 mdpl, aliran yang cukup deras berasal dari sungan Cimahi.


Saat kami lebih dekat dengan curug tersebut percikan embun yang berasal dari curug  memberikan kesegaran tersendiri, kamipun lebih dekat dan menikmati jernihnya air yang  bermuara, tak bertahan lebih dari 10 menit saya memutuskan untuk bangkit dari muara curug dingin yang menusuk tulang membuat saya menggigil. puas menikmati pemandangan yang luar biasa di pagi hari ini dan menikmati dinginya air di sikitar air terjun kamipun memutuskan untuk meninggalkan air terjun Cimahi ini


Ada beberapa keunikan yang terdapat di curug ini, selain curug yang indah dan menawan curug ini masih mempertahankan habitat kera yang dengan bebas berkeliaran di area curug ini, saat pulang kami terkecut karena tiba-tiba segerombolan kera menghadang langkah kami saat menaiki tangga, bila tidak di ganggu kera ini sangat bersahabat. hal yang paling unik adalah curug ini di buka sampai jam 11 malam dan pada saat malam hari aliran derasnya air curug berubah warna menjadi beraneka ragam warna layaknya pelangi, tak heran curug ini juga di sebut dengan curug Pelangi atau lebih di kenal Rainbow fall Bandung. 




Sunday, June 21, 2015

Curug Bidadari "keindahanmu tergores oleh pungutan liar di sekitarmu"


Curug bidadari merupakan salah satu curug yang berada di sekitar Sentul paradise dan merupakan curug yang cantik di kawasan tersebut. Nama sebenarnya curug ini adalah curug Bojongkoneng karena terletak di desa BojongKoneng kabupaten Bogor Jawa barat. curug dengan ketinggian sekitar 40 meter ini makin hari semakin ramai di kunjungi oleh wisatawan baik dalam maupun wisatawan mancanegara. 


Untuk menuju ke curug ini di sarankan menggunakan kendaraan pribadi atau sepeda motor karena jarak yang jauh dari jalan utama, saat itu kami  menggunakan  Bus medium jalanan yang sempit memaksa kami harus berhati-hati dan harus berhenti atau mundur saat berpapasan dengan kendaraan lain, jangan ragu untuk bertanya kepada warga mengenai keberadaan curug ini, karena sopir bus belum pernah ke sini dan informasi yang tidak akurat kamipun tersesat, kami melewati desa Bojongkoneng dengan kondisi jalan yang sempit dan berliku, sebelah kanan jalan jurang dengan pemandangan yang luar biasa indahnya. 


Setelah sempat tersesat dan memakan wakutu hampir 1 jam kamipun sampai di kawasan curug ini, saat memasuki kawasan ini tepat di pertigaan ada seorang warga yang meminta jasa parkir, ia meminta Rp. 20.000 dan harus di bayar saat itu juga, sayapun berucap bayarnya saat pulang nanti, tetapi sang pemuda ini menolaknya dan tetap meminta jasa parkir, saya dan supirpun menawar dan ahirnya memberikan uang Rp. 5.000.00,  setelah melewati pertigaan 5 menit kemudian kami memasuki pintu gerbang utama dansayapun turun untuk membeli tiket.harga tiket masuk Rp. 30.000 untuk weekday dan 35.000 untuk weekend, tiket masuk langsung di sobek oleh petugas, tidak ada pengecekan jumlah peserta di dalam bus. 


Bus pun mulai memasuki kawasan curug, terdapat tempat parkir yang cukup luas , dari sini keindahan curug seribu sudah dapat di nikmati. kamipun segera turun dan mulai menuju curug, saat di pintu curug kami di cegat oleh beberapa pemuda menanyakan tiket yang kami beli, mera tidak menggunakan seragam saya pun menujukan tiket yang sudah di sobek tadi, dan tampak raut kecewa muncul dari wajah mereka, lalu mereka meminta uang parkir dan memaksa saya untuk bayar saat itu juga, sambil berlalu sayapun bilang nanti pulangnya saja.


Curug bidadari memang cantik dan luar biasa, 2 batu besar dan jembatan kecil serta kolam yang hijau menambah keindahan di area ini, saung yang berjejer di tepian kolam menjadi pelengkap di curug ini, fasilitas penyewaan Ban pun tersedia di sini sehingga pengunjung dapat menikmati kolam buatan yang berwarna hijau ini.


Saya berserta teman-teman pun menikmati keindahan curug bidadari ini, hempasan embun yang terbawa anginpun mulai menyapa kami, curug bidadari memnag menawan, sangat di sayangkan tak lebih dari 20 menit kami di sini hujan mulai turun dan semakin lebat hingga kami terpaksa beranjak dari curug ini. 

hujan tak kunjung reda, debit air di curu semakin besar, air terjunpun sudah berubah warna, kami memutuskan untuk kembali ke Bus, saat meninggalkan area ini beberapa warga meminta jasa parkir seharga 30.000.  hemmm pemalakan lagi,saya pun memberikan beberapa lembaran lima ribuan, tetapi tetap warga meminta dengan jumlah yang ia inginkan, saya tambah lagi total 20.000, sambil menggerutu pemuda tersebut beranjak. 


Sangat di sayangkan curug yang cantik nan indah ini harus di nodai dengan para pemalak yang berada di sekitar curug. mudah-mudahan ini bisa di evaluasi oleh pengelola curug bidadari. 

Serunya Adventure Di Jungleland Sentul


Rabu 10 juni 2015 ahirnya perjalanan ke Jungleand Sentulpun di mulai, tepat pukul 08.00 kami berkumpul di depan carefour ciputat, setelah melakukan pengecekan jumlah peserta yang akan mengikuti trip kali ini bus pun mulai meninggalkan meting poin, kami memilih jalur parung karena keadaan jalan raya Ciputat yang macet parah sebabkan karna adanya kecelakaan di sandratek.


Kami yang terdiri dari 19 siswa dari X2 di dampingi oleh Ni bodro, Rosna sari dan yeda,shela berada di bus yang akan mengantarkan kami ke Sentul, sayapun memimpin doa agar selamat dalam pejalana, selama menyusuri jalan tawa dan canda menjadi penghibur kami. jalnan yang lancar tanpa macet sedikitpun mempercepat sampinya kami di tempat tujuan.


Tepat pukul 09.30 kamipun memasuki kawasan jungleland, sayapun langsung menuju ke tempat pembelian tiket, tetapi sayang loket baru buka teat jam 10.00 WIB. perlu di perhatikan untuk pembelian tiket ada beberapa promo yang di berikan dengan berbagai potongan harga, bisa di cek di situs resmi jungleland. setelah menunggucukup lama ahirnya loketpun di buka, saya menggunakan promo dengan menggunakan KTP DKI beli satu gratis satu dengan menunjukan struk pembelian paket sehat seharga 10.000,  untuk tiket sendiri seharga 150.000, selain itu kami juga menggunakan kartu matahari dengan harga tiket 105.000/tiket dengan maksimal pembelian 4 tiket. 



Setelah mengantongi tiket masing-masing ahirnya kamipun memasuki arena permainan jungleland. kawasan ini terletak di daerah Sentul Nirwana Bogor, Jungleland memiliki luas sekitar 35 Ha dengan lebih dari 31 wahana yang di sediakan. 


beberapa permainan pun kami mulai coba, hal yang harus di perhatikan saat mencoba wahana adalah pilihlah wahan yang ringan terlebih dahulu agar dapat menyesuaikan dengan diri masing masing, selanjutnya  dapat mencoba wahana yang lebih menantang 

keseruanpun mulai  terjadi saat wahana yang kami naiki bersama-sama,teriakan,jeritan pun mulai menjadi,  hal hal yang lucu pun mulai di tunjukan oleh anak-anak,pusing mual dan lemas setelah menaiki beberapa wahana mulai di rasakan, tetapi kami tidak merasa jera untuk mencoba wahana yang lainya.

Hampir 4 jam kami di sini berbagai wahan sudah kami coba, ada yang beda dalam perjalanan kali ini, adanya siswa yang ulang taun. indri namanya sayapun meminta musik untuk mengiringi lagu slamat ulang tahun dari slank dan meminta indri sekaligus menyumbangkan lagu,

Tepat pukul 14.00 ahirnya kami meninggalkan kawasan adventur ini, pengalaman dan keseruan yang luar biasa bersama X2, semoga ini menjadi kenangan yang tak akan di lupakan. slamat buat kalian semoga sukses walau tak bersama saya lagi. 

Monday, April 27, 2015

Gunung Pangrango " Mandalawangi mengobati keletihanku "




Sabtu 19 april 2015 pukul 07.00 wib.
Setelah berunding dengan teman-teman ( saya, bobby, ary, fajar, rendy, sidik dan danur ) bersepakat untuk melanjutkan pendakian ke puncak pangrango. Kami harus mendaki 2 sampai 3 jam lagi menuju puncak, tentunya dengan trek yang lebih menantang. Pepohonan yang menjulang tinggi bertanda puncak masih sangatlah jauh, kakipun mulai kami ayuh. jalan setapak yang sangat terjal dengan di halangi pepohonan yang tumbang menjadi cobaan dalam menyusuri pangrango, Kami harus menunduk atau bahkan merangkak melewati pepohonan tersebut, terkadang kaki terasa berat melangkah. Tetapi inilah  pendakian, walau lelah semangat tetap berkobar. 




perjalanan pertama menggapai puncak 3019 mdpl memang terasa berat bagi teman-temanku, mereka baru kali ini melewati trek seperti ini, tentunya sangatlah melelahkan. Disinilah indahnya pendakian, kebersamaan sangatla penting, rasa saling menjaga satu dengan yang lainya sangatlah tinggi. Agar kami bersama-sama menggapai puncak, walau sebenarnya puncak bukanlah tujuan utama kami. Satu teman ku begitu sangat kelelahan, langkahnya sudah mulai gontai, terlihat dia sangat memaksakan, raut mukanya begitu kelelahan, fajar...mungkin dia terlalu lelah karena sudah tersesat saat terpisah di gunung gede tadi , saya memilih jalan dibelakang nya, saya selalu bilang jangan terlalu di paksakan melanjutkan pendakian dan meminta dia selalu beristirahat lama sambila memulihkan tenaga. Tetapi dia tetap bersemangat, lebatnya rimba pun ia tetap tembus dengan kakinya yang kokoh itu. 


Jarum jam menunjukan pukul 09.00 hampir 2 jam kami menuju puncak pangrango, pepohonan yang tinggi menjulang sudah tergantikan dengan pohon-pohon yang sedikit memendek, birunya langit seolah menjadi penghibur perjalanan ini, puncak gede sudah nampak kokoh di pandang dari sini, indah dan menjadi penghibur kami, Kepulan asap kawah seolah menari-nari menyemangati setiap langkah teman-teman kami, 


Fajar mulai gontai, kami sedikit tertinggal di banding teman yang lainya. saya lebih memilih menemani dia, langkah berat sangat terasa, kami beristirahat dan merebahkan diri di antar intaian surya dari pepohonan pangrango.  fajar yang berkali-kali kram di kakinya harus berjuang dalam keletihanya.

Saya dan fajar tertinggal jauh di banding teman yang lainya, haus lapar menjadi satu, minum yang kami bawa sudah habis, beruntung ada beberapa pendaki yang turun dari pangrango memberikan minum buat kami. untuk menyemangati fajar kadang skala saya harus berteriak, tetapi kondisi tubuh tak dapat di piungkiri, lelah sangat terasa. langkah-langkah gontai tetap berjalan, tepat pukul 09.55 sampai juga kami di puncak pangrango. namun sangat di sayangkan indahnya gunung gede tak dapat kami nikmati dari puncak ini, kabut tebal menutupi keperkasaan gunung Gede yang katanya indah luar biasa ini. lama kami beristirahat di puncak pangrango, di sini banyak pendaki yang mengambil pose untuk mengabadikan keberadaanya. 




Setelah tenaga kami pulih, kami melanjutkan perjalanan ke arah mandalawangi, menuju ke sana jalan setapak yang sedikit menurun tak menguras tenaga kami, sayup-sayup terdengar keramaian dari ujung yang kami tuju, tidak ada 10 menit kamipun sampai di mandalawangi, pemandangan yang indah di suguhkan di sini, saya pun memandang luas setiap sudut mandalawangi, hamparan edelwis menjadi candu dan memompa semangat kami. masuk leboh dalam ke arah mandalawangi terdapat beberapa mpendaki yang mendirikan tenda di sini. ada aliran sungai kecil di sini yang menambah ke elokan mandalawangi,  kami memanfaatkany untuk mengambilnya dan meminumnya mengobati rasa dahaga ini. bunga - bunga edelwis yang bermekaran bersanding  dengan pepohonan dengan daun berwarna ke merahan menjadikan mandalawangi sangat cantik, kabut yang tiba-tiba muncul menyelimuti mandalawangi kemudian menghilang di gantikan dengan perbukitan yang berjejer indah menjadi pertunjukan yang luar biasa. mandalawangi memang tak ada duanya.  









mandalawangi telah menbus keletihan kami, rasa letih yang menghinggapi kami seketika hilang saat menapaki bumi nan indah ini, kami berbaring di tengah hamparan bunga edelwis. ini  menjadi kenikmatan tersendiri buat kami.





Banyak hal yang bisa kami petik dari sebuah perjalanan ini, kebersamaan, saling mengerti kelemahan teman, solidaritas tinggi, saling berbagi, menghormati antar sesama pendaki, sangat di junjung dalam menggapai indahnya alam sang pencipta ini. semoga ini menjadi pelajaran buat kami si pendaki pemula.